May 19, 2014

Kehadiran Menteri Kesehatan RI pada Sesi Pleno Sidang World Health Assembly ke-67, Jenewa, 19 Mei 2014


Situasi kesehatan penduduk Indonesia sangat ditentukan oleh letak geografis Indonesia sebagai sebuah negara kepulauan. Berbagai situasi terkait iklim juga memiliki dampak langsung terhadap keadaan lingkungan sera situasi kesehatan masyarakat Indonesia.  Dalam rangka mengatasi dampak negatif dari perubahan iklim yang ekstrem, Pemerintah RI telah menerapkan berbagai strategi baik yang terkait langsung dengan sektor kesehatan maupun multisektoral, termasuk dengan mengintegrasikan climate change risk-assessments ke dalam sistem pemantauan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Kesehatan RI, Dr. Nafsiah Mboi, pada saat menyampaikan pernyataan di depan sidang Pleno World Health Assembly/WHA ke-67 tanggal 19 Mei 2014. Sidang tahunan negara-negara anggota World Health Organization/WHO tahun ini membahas tema utama “The Link Between Climate Change and Health”.

Selain menyampaikan pernyataan mengenai tema tersebut, Menkes RI juga telah menyampaikan berbagai pandangan Pemerintah RI terkait berbagai isu kesehatan global yang saat ini menjadi fokus perhatian masyarakat internasional.  Secara khusus disampaikan langkah-langkah Indonesia dalam mencegah kemungkinan bahaya yang diakibatkan Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (MERS CoV), khususnya terkait pelaksanaan ibadah haji yang diikuti umat Islam dari Indonesia. Ditekankan pula pentingnya masyarakat internasional untuk terus bekerjasama menangani isu penyakit menular, termasuk melalui kerjasama di dalam kerangka Pandemic Influenza Preparedness (PIP).

Terkait proses negosiasi Post-2015 Development Agenda, Indonesia mendorong seluruh negara untuk terus berupaya agar isu kesehatan tetap dapat dimasukan ke dalam agenda pembangunan baru. Indonesia juga menekankan pentingnya implementasi jaminan kesehatan (Universal Health Coverage) sebagai indikator utama pelayanan kesehatan yang memadai.

Sidang WHA ke-67, sebagai bagian dari Governing Bodies WHO yang beranggotakan seluruh angota WHO, akan berlangsung tanggal 19-24 Januari 2014 di Gedung PBB Jenewa. Sidang tahun ini dipimpin oleh Menkes Kuba dan diharapkan akan membahas berbagai isu kesehatan global yang menjadi perhatian bersama masyarakat internasional.

Selain menyampaikan pernyataan pada sesi pleno, Menkes RI juga direncanakan akan berpartisipasi pada berbagai acara lain, antara lain menjadi pembicara pada WHO Technical Briefing on the International Health Regulations, pertemuan para Menkes negara-negara GNB, pertemuan para Menkes negara-negara Foreign Policy and Global Health, serta melakukan berbagai pertemuan bilateral dengan berbagai pejabat negara lain dan organisasi internasional.

 

Beberapa foto saat Menkes RI memberikan pernyataannya di Sidang WHA ke 67 di Jenewa, 19 Mei 2014 (dok. PTRI Jenewa)

Menkes RI

Menkes RI

Useful Links
Deplu
Depkes
Budpar
BKPM
UN
WHO
ILO
Nafed
WIPO
WTO
ITU