September 29, 2014

Menkes RI pimpin pertemuan Para Duta Besar Negara-negara OKI mengenai penanganan Ebola Jenewa, 29 September 2014


PRESS RELEASE
Menkes RI
pimpin pertemuan Para Duta Besar
Negara-negara OKI mengenai penanganan Ebola
Jenewa, 29 September 2014

 
Masyarakat internasional perlu terus memperkuat kerjasama dalam rangka penanganan bahaya virus Ebola yang saat ini telah mengakibatkan lebih dari 3000 korban meninggal di beberapa negara Afrika Barat, terutama Sierra Leone, Guinea, Senegal, Nigeria dan Liberia. Terkait hal ini, negara-negara yang menjadi anggota Organisasi Kerjasama Islam/OKI (Organization of Islamic Cooperation) juga perlu terus saling membantu dalam menangani bahaya Ebola tersebut, baik antar negara anggota OKI maupun dengan seluruh negara lainnya. Bantuan nyata harus segera disalurkan untuk mengurangi bertambahnya korban jiwa dengan memperhatikan kebutuhan nyata serta prioritas dari seluruh affected countries.
Hal tersebut ditekankan oleh Menkes RI, Dr. Nafsiah Mboi pada saat memimpin pertemuan khusus (emergency meeting) tingkat Duta Besar/Wakil Tetap negara-negara anggota OKI mengenai Ebola, bertempat di kantor PBB di Jenewa tanggal 29 September 2014.

Selanjutnya, Menkes RI juga menekankan bahwa upaya penanganan Ebola harus diiringi dengan upaya untuk memperkuat sistem kesehatan di masing-masing negara (health system strengthening). Negara-negara OKI juga dihimbau untuk kembali mengkaji isi dari dokumen OIC Strategic Health Programme of Action (SHPA) 2014-2013 yang dapat digunakan sebagai panduan berbagai aktivitas bersama negara-negara OKI di bidang kesehatan, termasuk mengenai penguatan sistem kesehatan tersebut.

Perlu disadari pula penanganan Ebola perlu dilakukan oleh seluruh kalangan, termasuk oleh para individu. Terkait hal ini, terdapat kepentingan agar kegiatan pemberian informasi secara menyeluruh kepada masyarakat umum dapat dilakukan secara intensif agar meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai cara penanganan yang tepat dalam menghadapi kasus Ebola.

Pertemuan para Dubes negara-negara OKI di Jenewa ini diselenggarakan atas inisiatif Menkes RI selaku ketua para Menteri Kesehatan Negara-Negara OKI periode tahun 2013-2015. Diharapkan melalui pertemuan ini seluruh negara anggota OKI dapat menunjukkan komitmennya sekaligus memberikan bantuan konkrit kepada negara-negara yang paling banyak menderita akibat serangan Ebola.

Selain memimpin jalannya Sidang tersebut, Menkes RI juga telah menyampaikan beberapa pandangan Pemerintah RI terkait upaya penanganan Ebola serta menyampaikan secara singkat beberapa langkah yang pernah ditempuh oleh Pemerintah RI dalam rangka penanganan berbagai kasus pademi di Indonesia.

Selain Menkes RI, para pembicara utama lain pada acara dimaksud adalah Dr. Margaret Chan, Direktur-Jenderal World Health Organization (WHO); Duta Besar Naeem Khan, OIC Assistant-Secretary-General for Science and Technology; Mr. Emmanuel Tronc, pejabat dari Organisasi Medecins Sans Frontieres (MSF). Beberapa Duta Besar dari negara-negara affected countries yang telah menyampaikan pernyataan adalah dari Sierra Leone, Guinea serta Nigeria.

Selain terkait dengan posisi Menkes RI selaku ketua para Menkes negara-negara OKI, penyelenggaraan acara ini juga merupakan salah satu bukti komitmen Pemerintah RI yang selalu aktif mendorong diplomasi di bidang kesehatan global (Global Health Diplomacy), baik di dalam kerangka PBB maupun di berbagai forum multilateral lainnya.

Jenewa, 29 September 2014

UNAIDS

Menkes RI, Dr. Nafsiah Mboi pada saat memimpin pertemuan khusus (emergency meeting) tingkat Duta Besar/Wakil Tetap negara-negara anggota OKI mengenai Ebola, bertempat di kantor PBB di Jenewa tanggal 29 September 2014 (dok. PTRI Jenewa)

Useful Links
Deplu
Depkes
Budpar
BKPM
UN
WHO
ILO
Nafed
WIPO
WTO
ITU