May 26, 2017

Menkes RI Terus Dorong Kerja Sama Bilateral Bidang Kesehatan


Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Ibu Nila Moeloek, memanfaatkan partisipasinya pada pertemuan ke-70 World Health Assembly di Jenewa untuk memperkuat kerja sama bilateral bidang kesehatan dengan sejumlah mitranya, yaitu Menkes dari Arab Saudi, Swiss, Timor Leste, Qatar, Kuba, dan Denmark. Pada kesempatan tersebut, Menkes RI juga menandatangani perjanjian bilateral dengan Timor Leste, Denmark, dan Kuba.

Dalam pertemuan dengan Mr. Tawfiq bin Fawzan Al Rabiah (Menkes Arab Saudi), Menkes RI mengangkat isu peningkatan layanan kesehatan bagi jemaah haji dan umrah Indonesia. “Isu ini sangat penting bagi Indonesia mengingat terdapat lebih dari 200 ribu jemaah haji Indonesia, dan banyak dari mereka sudah berusia lanjut,” kata Menkes RI kepada Menkes Arab Saudi. Menkes Arab Saudi menjelaskan berbagai upaya pemerintahnya dalam menjamin layanan bagi jemaah haji, dan berkomitmen untuk membantu Indonesia dalam hal ini. Demikian pula dalam pertemuan dengan Menkes Qatar, Menkes RI mendorong agar adanya perjanjian kerja sama di tingkat pemerintah kedua negara dapat memfasilitasi pengiriman tenaga perawat Indonesia ke Qatar.

Dalam pertemuan dengan Menkes Swiss, Mr. Alain Berset, Menkes RI menjajaki peluang kerja sama dalam penanganan penyakit menular. Kedua menteri kemudian sepakat mengadakan pertemuan pada tingkat teknis untuk mempelajari kemungkinan kerja sama penanganan penyakit-penyakit tropis, seperti malaria dan kusta.

Menkes RI menandatangani perjanjian bilateral dengan Timor Leste, Denmark, dan Kuba. Dengan Timor Leste, perjanjian mencakup antara lain kesehatan ibu dan anak, penyakit menular, dan layanan kesehatan di daerah perbatasan. Kemudian, dalam perjanjian dengan Denmark, kedua menteri sepakat untuk saling mendukung dalam promosi kesehatan masyarakat, pertukaran informasi dalam penanganan penyakit tidak menular, dan penguatan kapasitas.

Sementara dengan Kuba, Menkes RI mengupayakan kerja sama di bidang produksi vaksin, penelitian bio-farmasi, bio-teknologi, nano-teknolgi, pelayanan kesehatan primer serta pencegahan dan pengendalian penyakit serta peningkatan kapasitas SDM kesehatan.

Watapri Jenewa, Dubes Hasan Kleib, mendampingi Menkes RI dalam pertemuan-pertemuan bilateral dimaksud. “Penguatan kerja sama bilateral bidang kesehatan adalah keharusan karena kesehatan telah lama menjadi isu yang bersifat lintas-batas. Indonesia dapat memanfaatkan kerja sama ini untuk peningkatan kapasitas dan alih teknologi di bidang kesehatan publik. Selain itu, Indonesia juga dapat membantu pemenuhan kebutuhan negara mitra akan tenaga profesional di bidang kesehatan, khususnya tenaga perawat,” demikian disampaikan oleh Dubes Hasan Kleib.

 

20170529 Menkes

 

 

Foto : Menkes RI berjabat tangan dengan Menkes Denmark setelah penandatanganan kerjasama bilateral antar kedua negara, di dampingi oleh Dubes Hasan Kleib (dok. PTRI Jenewa)

 

Useful Links
Deplu
Depkes
Budpar
BKPM
UN
WHO
ILO
Nafed
WIPO
WTO
ITU