Siaran Pers Rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-69 di Perutusan Tetap Republik Indonesia di Jenewa, Swiss, 17 Agustus 2014

August 17, 2014 Special Events

Siaran Pers Rangkaian Peringatan Hari Ulang Tahun RI ke-69

di Perutusan Tetap Republik Indonesia di Jenewa, Swiss,

17 Agustus 2014

Peringatan detik-detik Proklamasi di halaman Perutusan Tetap Republik Indonesia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Organisasi Perdagangan Dunia, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa, Swiss, yang ditandai dengan prosesi pengibaran bendera kebangsaan telah berlangsung dengan sangat khidmat pada Minggu pagi, 17 Agustus 2014.  Wakil Tetap RI, Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh, Triyono Wibowo, memimpin upacara yang dihadiri Masyarakat Indonesia di Jenewa dan sekitarnya.

Dubes Triyono Wibowo dalam sambutan Peringatan Hari Ulang Tahun ke-69 kali ini menyampaikan ajakan bagi warganegara Indonesia di Jenewa dan sekitarnya untuk selalu memegang teguh prinsip-prinsip kesetaraan antar  bangsa dan negara, menentang hegemoni dan penggunaan kekuasaan dan kekuatan untuk menekan bangsa dan negara lain, serta menentang penjajahan dan penindasan.

Dubes Triyono juga menyampaikan ajakan untuk selalu memastikan tegaknya Negara Pancasila dan menolak setiap upaya untuk mengganti dasar negara Pancasila dengan ideologi lain, termasuk upaya merubah NKRI dengan negara berbasis agama. Ditegaskan bahwa Pancasilalah yang mampu mempersatukan Bangsa Indonesia dan menjaga Kebhinekaan Nasional Indonesia serta menjamin tegaknya NKRI.

Pada kesempatan ini, Wakil Tetap RI di Jenewa menegaskan bahwa Demokrasi yang harus didukung adalah demokrasi yang tidak digunakan untuk mengantarkan seseorang atau kelompok ke tampuk kekuasaan. Demokrasi Indonesia harus diorientasikan untuk kemajuan Bangsa dan Negara dan diarahkan untuk kesejahteraan rakyat, serta menjunjung persatuan dan kesatuan bangsa.

Upacara peringatan detik-detik proklamasi ini merupakan satu bagian rangkaian kegiatan PTRI Jenewa dalam rangka HUT RI tahun 2014. Pada tanggal 17 Agustus ini, PTRI Jenewa juga menggelar Bazar dan Pesta Rakyat seusai upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi. Bazar dan Pesta Rakyat ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk menyambut hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-69.  Suka cita masyarakat Indonesia di Jenewa yang membanjiri Perutusan Tetap Republik Indonesia sangat terasa, dan diwarnai oleh celoteh dan tawa anak-anak serta suasana kekeluargaan dan kebersamaan di bawah sinar mentari musim panas yang cerah.

Berbagai perlombaan dan pertandingan untuk anak-anak dan dewasa digelar. Lomba memasukkan pensil dalam botol, lomba makan kerupuk dan juga lomba menghias sepeda telah dilangsungkan untuk menambah kegembiraan anak-anak. Selain untuk menyemarakkan HUT RI, berbagai acara untuk anak-anak ini sekaligus juga dalam rangka Hari Anak Nasional Tahun 2014 yang bertema “”Ciptakan lingkungan yang kondusif untuk meningkatkan perlindungan dan tumbuh kembang anak”.

Bazar dan Pesta Rakyat juga diramaikan dengan berbagai sajian masakan khas Indonesia untuk seluruh warga masyarakat mengingat kegiatan ini diselenggarakan dari dan oleh masyarakat. Hadir pula masyarakat asing setempat yang tertarik dengan berbagai budaya, termasuk keragaman kuliner Indonesia, serta keramahtamahan warga Indonesia di Jenewa. Berbagai hidangan dari Rujak Cingur, Sate Padang, Bakso, Siomay Bandung, dan makanan Angkringan serta aneka gorengan menjadi serbuan para pengunjung yang rindu cita rasa makanan tanah air.

Pada saat yang sama, kegiatan amal juga dilangsungkan berupa pengumpulan dana dan pembagian hadiah. Event ini berhasil mengumpulkan dana sebesar 664 franc Swiss yang akan diperuntukkan bagi mendukung pengelolaan beberapa sekolah di Jakarta yang juga menampung siswa yang kurang mampu. Sumbangan ini akan disalurkan melalui Yayasan Pendidikan Dana Dutika Cendrawasih di Jakarta.

Selama acara, berbagai lantunan lagu-lagu bergema di bilangan Saint-Jean, Jenewa, dimana PTRI berada untuk menghibur para pengunjung termasuk para warga setempat yang tinggal di sekitar Perutusan Tetap RI ini. Para pengunjung pun diajak bergembira ria dengan kuis “Berpacu dalam Melodi” sambil bernostalgia dengan berbagai lagu-lagu kenangan dan lagu daerah. Semoga, berbagai kegiatan HUT ini juga menjadi kenangan yang indah untuk seluruh warga negara RI di Jenewa dan sekitarnya.

Jenewa, 17 Agustus 2014