Indonesia Dorong Investasi Industri 4.0 pada WEF 2019

January 22, 2019 Special Events, Economy, Development and Environment

Indonesia yang diwakili Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Menteri Perindustrian, Menteri Komunikasi dan Informatika, dan Kepala BKPM serta didampingi Duta Besar RI untuk Swiss dan Dubes/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa berpartisipasi pada World Economic Forum (WEF) di Davos pada 22 – 25 Januari 2019.

Pertemuan Tahunan WEF merupakan forum ekonomi dunia menghadirkan berbagai pemangku kepentingan terkait dari Kepala Negara/Pemerintahan, Menteri, CEO perusahaan besar, ahli/akademisi ekonomi dunia, hingga tokoh civil society dan media.

Pertemuan tahunan ini menghadirkan lebih dari 3000 peserta dari berbagai kalangan termasuk public figures dan 65 Kepala Negara/Pemerintahan antara lain Presiden Afrika Selatan Cyril M. Ramaphosa, Presiden Brazil terpilih Jair Bolsonaro, mantan Wakil Presiden Amerika Serikat Al Gore, Prince William, dan Bill Gates.

WEF digunakan sebagai ajang bergengsi untuk berinteraksi antar berbagai kalangan baik secara formal maupun informal guna membahas isu-isu ekonomi yang berdampak pada tatanan nasional, regional dan global.

Tema WEF 2019 “Globalization 4.0: Shaping a Global Architecture in the Age of the Fourth Industrial Revolution sejalan dengan program Pemerintah Indonesia tentang Making Indonesia 4.0 dan program terkait lainnya seperti digitalisasi ekonomi, pariwisata dan ekonomi kreatif.

Selama WEF 2019, Indonesia menyelenggarakan Indonesia Pavilion dari tanggal 22 sampai dengan 25 Januari 2019 dengan tema Unity in Diversity 4.0 yang dikunjungi banyak peserta WEF. Indonesia Pavilion diisi dengan workshop, ministerial briefing, sesi networking, one on one meeting, dan Tech Showcase.

Sejumlah perusahaan Indonesia yang berpartisipasi pada Indonesia Pavilion diantaranya Astra Internasional, Indofood, Tokopedia, Kalbe, WIR, Gajah Tunggal, Angkasa Pura, Grab, Javara, dan Kapal Api.

Selain itu, Indonesia Night yang akan diselenggarakan pada 23 Januari 2019 dijadikan ajang untuk memperluas dan mendorong investasi industri 4.0 serta menciptakan branding Indonesia sejalan dengan perkembangan teknologi dan inovasi global di berbagai bidang. Indonesia Night juga menyajikan kekayaan kebudayaan dan kuliner Indonesia.

“Melalui Indonesia Pavilion dan Indonesia Night, para Menteri dan pimpinan perusahaan Indonesia tidak hanya melakukan promosi investasi dan peluang bisnis di Indonesia secara ter-integrasi kepada peserta WEF, tetapi juga mensosialisasikan perkembangan berbagai inovasi dan start up Indonesia”, ungkap Duta Besar Hasan Kleib, Watap RI untuk PBB, WTO dan Organisasi lainnya di Jenewa.

Promosi Making Indonesia 4.0 pada gilirannya diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi dan perluasan peluang kerja serta meningkatkan arus investasi dan perdagangan di sektor publik dan swasta.

Davos, 22 Januari 2019

 

Menteri Komunikasi dan Informatika, Menteri Perindustrian, Duta Besar RI untuk Swiss dan Liechtenstein, serta Duta Besar RI untuk Swiss dan Dubes/Wakil Tetap RI untuk PBB, WTO, dan Organisasi Internasional Lainnya di Jenewa saat meresmikan pembukaan “Indonesian Pavillion” di Davos tanggal 22 Januari 2019 (dok. PTRI Jenewa)